Sunday, January 24, 2021

KELAS 5 PPKN TEMA 7 SUB TEMA 2 PERISTIWA SEPUTAR PRKLAMASI KEMERDEKAAN

 

Peristiwa Seputar Proklamasi Kemerdekaan

Sejak proklamasi kemerdekaan Indonesia diumumkan, pada tanggal 17 Agustus 1945, gak terasa negara kita yang tercinta ini sudah berulang tahun yang ke-75. Kemerdekaan Republik Indonesia dulu tidak terjadi begitu saja, loh, Pahamifren. Selain kemerdekaan tersebut diraih oleh para pejuang kita dengan penuh tumpah darah, ada banyak banget peristiwa yang terjadi menjelang kemerdekaan Indonesia, baik di Indonesia sendiri maupun di dunia, yang turut memengaruhi kemerdekaan Indonesia. Kira-kira apa saja, ya, peristiwa-peristiwa yang terjadi menjelang kemerdekaan Indonesia tersebut? Kita bahas satu-persatu, yuk, Pahamifren!

Awal Kekalahan Jepang

Peristiwa pertama yang memiliki dampak besar pada kemerdekaan bangsa Indonesia adalah Perang Dunia Kedua. Sekalipun Indonesia tidak terlibat dalam Perang Dunia Kedua, tapi Jepang yang saat itu menjajah Indonesia, memiliki peranan yang sangat penting dalam perang tersebut, khususnya di medan Asia Pasifik. Di medan tersebut, Jepang sangat agresif dalam melawan kekuatan Amerika Serikat. 

Namun, lama-kelamaan keagresifan Jepang tersebut mulai berkurang karena Jepang perlahan tidak mampu melawan kecanggihan senjata Amerika Serikat. Hingga pada puncaknya, pada tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, Hiroshima dan Nagasaki, dua kota penting di Jepang, dibom oleh Amerika Serikat. Akibatnya Jepang akhirnya mengalami kehancuran karena Hiroshima merupakan tempat berkumpulnya tentara Jepang sekaligus pusat pemberangkatan kapal-kapal perang Jepang.

Sebenernya waktu itu Amerika Serikat tidak memilih Nagasaki sebagai kota yang akan dijatuhi bom atom. Kota yang seharusnya dijatuhi bom atom pada waktu itu adalah kota Kokura, yang menjadi pusat persenjataan Jepang. Namun, pada saat kota Kokura mau dijatuhi bom atom, kota tersebut malah tertutup awan. Hal ini membuat pilot Amerika Serikat kesulitan melihat kota tersebut. Akhirnya kota Nagasaki menjadi pilihan terakhir untuk dijatuhi bom atom oleh Amerika Serikat, karena kota tersebut terletak tidak jauh dari kota Kokura. 

Nah, karena Jepang semakin terpojok di Perang Dunia Kedua, Jepang akhirnya mengeluarkan janji kemerdekaan untuk Indonesia. Janji tersebut sengaja dikeluarkan oleh Jepang untuk meredam keinginan bangsa Indonesia untuk merdeka. Jepang tidak ingin Indonesia melakukan perlawanan karena Jepang sudah cukup pusing dengan kekalahannya di Perang Dunia Kedua.

Pembentukan BPUPKI

Tapi, janji kemerdekaan yang dikeluarkan Jepang pada saat itu, bukan janji mereka yang pertama, loh, Pahamifren. Soalnya pada bulan September 1944, Perdana Menteri Jepang, PM Koiso sudah pernah mengeluarkan janji kemerdekaan untuk Indonesia. PM Koiso mengeluarkan janji tersebut agar rakyat Indonesia tidak melakukan perlawanan kepada Jepang. PM Koisi kemudian membuktikan janjinya dengan memperbolehkan bangsa Indonesia mengibarkan bendera merah putih di kantor-kantor pemerintah. Namun, tentu saja dengan syarat, bendera merah putih tetap harus dikibarkan berdampingan dengan bendera Jepang.

Lebih jauh lagi, Jepang mewujudkan janji kemerdekaan bangsa Indonesia dengan membentuk suatu badan yang ditujukan untuk menyiapkan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 1 Maret 1945. Badan bentukan Jepang tersebut kemudian diberi nama Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) atau yang dalam bahasa Jepangnya disebut sebagai Dokuritsu Junbi Cosakai. BPUPKI ini diketuai oleh Dr. Radjiman Wedyodiningrat.

Dalam persiapannya, BPUPKI melakukan sidang sebanyak dua kali. Sidang pertama dilakukan pada tanggal 29 Mei sampai 1 Juni 1945. Sidang pertama ini menghasilkan rumusan dasar negara Indonesia atau Pancasila yang dikemukakan oleh Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo. Oleh karena itulah setiap tanggal 1 Juni kita memperingati hari lahirnya Pancasila.

Kemudian tanggal 22 Juni 1945, BPUPKI menindaklanjuti sidang pertama mereka dengan membentuk Panitia Kecil dengan anggota sebanyak sembilan orang, yang disebut juga sebagai Panitia Sembilan. Tugas dari Panitia Sembilan ini adalah mematangkan konsep Pancasila yang sudah dirancang pada sidang pertama BPUPKI. Hasil kerja dari Panitia Sembilan ini kemudian dikenal dengan nama Piagam Jakarta atau Jakarta Charter.

Sidang kedua BPUPKI dilakukan pada tanggal 10 sampai 14 Juli 1945. Sidang kedua ini menghasilkan rumusan Undang-Undang Dasar lengkap dengan pembukaannya (preambule). Setelah Jepang menganggap tugas BPUPKI selesai menjalankan tugasnya, Jepang pun membubarkan badan tersebut.

Pembentukan PPKI

Setelah Jepang membubarkan BPUPKI, Jepang kemudian membentuk Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau yang dalam bahasa Jepangnya disebut sebagai Dokuritsu Junbi Inkai pada tanggal 7 Agustus 1945. Panitia PPKI ini memiliki dua puluh satu orang dan diketuai oleh Soekarno. Tugas PPKI pada saat itu adalah melanjutkan tugas BPUPKI untuk menyiapkan kemerdekaan Indonesia.

Setelah itu, Jepang kemudian memanggil Soekarno, Hatta, dan Radjiman untuk pergi ke Dalat di Saigon, Vietnam. Saigon ini merupakan pusat tentara Jepang untuk wilayah Asia Tenggara. Pada tanggal 12 Agustus 1945, Jenderal Terauchi mengucapkan selamat pada Sukarno dan Hatta sebagai ketua dan wakil ketua PPKI. Jenderal Terauchi juga menegaskan kalau Jepang akan memberikan kemerdekaan untuk Indonesia. Setelah bertemu dengan Jenderal Terauchi, Soekarno, Hatta, dan Radjiman pun kembali ke Indonesia.

Kekalahan Jepang

Namun, dibalik semua janji Jepang tersebut, ada sesuatu yang disembunyikan oleh Jepang. Jepang berusaha menyembunyikan fakta kalau mereka sudah resmi menyerah pada pihak Sekutu pada tanggal 14 Agustus 1945. Rakyat Indonesia tidak mengetahui informasi penting ini karena semua alat komunikasi di Indonesia dikuasai oleh Jepang. Makanya, informasi-informasi yang tersebar di rakyat Indonesia pada masa itu hanyalah informasi-informasi propaganda kekuatan Jepang saja. Untungnya beberapa pejuang kemerdekaan Indonesia, khususnya dari golongan muda, berhasil mengetahui info mengenai kekalahan Jepang ini. 

Para pemuda seperti Amir Syarifuddin dan Sutan Sjahrir berpendapat kalau kekalahan Jepang ini merupakan kesempatan besar Indonesia untuk mempercepat kemerdekaannya. Mereka berpikir kalau Jepang sudah menyerah pada Sekutu, itu artinya Indonesia sedang mengalami kekosongan kekuasaan atau vacum of power. Makanya menurut mereka, kemerdekaan Indonesia harus cepat-cepat diproklamasikan.

Sjahrir, sebagai perwakilan golongan muda, langsung menemui Soekarno dan Mohammad Hatta untuk mendesak mereka segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun, ternyata Soekarno dan Hatta menolak karena mereka ingin mengecek kebenaran informasi kekalahan Jepang terlebih dahulu.  Selain itu, mereka berpendapat kalau proklamasi kemerdekaan Indonesia harus dibicarakan dulu dengan PPKI. Tentu saja golongan muda menolak pendapat Soekarno dan Hatta karena mereka ingin tetap memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan kekuatan bangsa Indonesia sendiri, bukan melalui PPKI yang merupakan bentukan Jepang. 

Peristiwa Rengasdengklok

Golongan muda tetap bersikeras memaksa Soekarno dan Hatta untuk memproklamasikan kemerdekaan Indonesia selambat-lambatnya tanggal 16 Agustus 1945. Golongan muda yang dipimpin oleh Wikana, Sukarni, dan Darwis pergi ke rumah Soekarno di jalan Pegangsaan Timur No. 56.  Namun, ternyata Soekarno justru marah besar pada mereka. Sambil menunjukkan lehernya, Soekarno mengatakan, “Ini, goroklah leherku. Saudara boleh membunuh saya sekarang juga. Saya tidak bisa melepas tanggung jawab saya sebagai ketua PPKI, karena itu akan saya tanyakan kepada wakil-wakil PPKI besok.”

Karena perbedaan pendapat antara golongan tua dan golongan muda ini, maka golongan muda sepakat untuk menculik Soekarno dan Hatta ke luar kota. Tujuan rencana penculikan ini adalah untuk menjauhkan Soekarno dan Hatta dari pengaruh Jepang dan mempercepat proklamasi kemerdekaan. Golongan muda pada saat itu memilih Rengasdengklok, Karawang, sebagai tempat penculikan tersebut. Mereka memilih Rengasdengklok karena tempat itu berada tidak jauh dari Jakarta dan keamanannya juga terjamin oleh tentara PETA. Soekarno pun setuju untuk ikut golongan muda, dengan syarat, Fatmawati, Guntur, dan Hatta juga ikut. Syarat dari Soekarno tersebut disetujui oleh golongan muda dan akhirnya rombongan tersebut berangkat pada tanggal 16 Agustus 1945, pukul 04.00 WIB.

 Ahmad Soebardjo, dari golongan tua, yang waktu itu mencari keberadaan Soekarno dan Hatta pun berangkat ke Rengasdengklok untuk bertemu dan berunding dengan Soekarno dan Hatta. Akhirnya Soebardjo berjanji, dengan jaminan nyawanya, ke golongan muda kalau proklamasi kemerdekaan Indonesia akan diumumkan keesokan harinya, pada tanggal 17 Agustus 1945, selambat-lambatnya pada pukul 12.00 WIB. Dengan jaminan tersebut, akhirnya Soekarno dan Hatta dilepaskan oleh golongan muda dan sore harinya rombongan tersebut kembali ke Jakarta untuk segera merumuskan naskah proklamasi.

Nah, itulah peristiwa-peristiwa yang terjadi menjelang proklamasi kemerdekaan Indonesia, Pahamifren. Semoga kita bisa terus menjaga dan mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara kita tercinta. Karena kemerdekaan yang bisa kita nikmati saat ini sepenuhnya hasil dari perjuangan para pahlawan kita.

Tugas  : Buatlah rangkuman seputar peristiwa proklamasi kemerderkaan dengan ketentuan sebagai berikut :

1. Awal kekalahan Jepang

2. Pembentukan BPUPKI

3. Pembentukan PPKI

4. Kekalahan Jepang

5. Peristiwa Rengasdengklok

Selamat mengerjakan tugas

Berdoa terlebih dahulu

Guru Kelas  :  Dra. Elis Ratnawati

                       Rio Annaas Islamiyah

Saturday, January 23, 2021

KELAS 5 MATEMATIKA BILANGAN PANGKAT TIGA

Assalamualaikum anak-anak, bagaimana kabarnya. Pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar tentang volume kubus dan balok. Untuk pertemuan kali ini kita akan belajar mengenai bilangan pangkat tiga. Apa bilangan pangkat tiga itu? Mari kita pelajari materi berikut ini! 

Bilangan Pangkat Tiga

  Kita sudah mengenal beberapa jenis bilangan. Bilangan-bilangan tersebut dikelompokkan tersendiri karena memiliki sifat-sifat yang berbeda dari bilangan yang lain. Salah satu jenis bilangan tersebut adalah bilangan pangkat tiga.

Pada dasarnya, bilangan pangkat tiga merupakan bilangan yang dapat dinyatakan sebagai perkalian suatu bilangan dengan bilangan itu sendiri sebanyak tiga kali. Sebagai contoh, misalkan bilangan a dikalikan dengan dirinya sendiri sebanyak tiga kali sehingga menjadi

axaxa=a3                  \begin{aligned} a . a . a = a^3 \end{aligned}

dengan a∈Ra\in\mathbb{R}. Untuk bilangan pangkat tiga, berlaku aturan berikut:

1. Jika a bernilai negatif, maka a3 a^3 juga negatif.

2. Jika a bernilai positif, maka a3 a^3 juga positif.

Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut.

1. Misalkan diberikan bilangan 3. Bilangan pangkat tiga yang dapat dibentuk dari bilangan 3 adalah

3 x 3 x 3=33=27             3 . 3 . 3 = 3^3 = 27

2. Misalkan diberikan bilangan -5. Bilangan pangkat tiga yang dapat dibentuk dari bilangan -5 adalah

(−5)x(−5)x(−5)=(−5)3=−125 (-5) . (-5) . (-5) = (-5)^3= - 125
 
Supaya anak-anak lebih memahami tentang bilangan pangkat tiga, anak-anak bisa mempelajari di buku Matematika kelas 5 atau LKS matematika kelas 5, juga bisa melihat di channel yuo tube bu guru.
 
Tugas  :  Tentukan hasil dari bilangan pangkat tiga mulai dari angka 1 sampai 10!
 
Selamat mengerjakan 
Tetap semangat
Selalu bersyukur
Sholat, Berdoa, Mengaji
 
Guru Kelas  :  Dra. Elis Ratnawati
                       Rio Annaas Islamiyah 











Thursday, January 21, 2021

KELAS 5 PPKN TEMA 7 SUB TEMA 1 PERBEDAAN SUKU DAN BANGSA

 Assalamualaikun anak-anak sholih, Dalam pembelajaran PPKN kali ini kita akan mempelajari tentang Perbedaan Suku dan Bangsa, siapa yang tahu ada berapa suku di Indonesia? I ya ada banyak sekali ya, untuk lebih jelasnya mari kita belajar materi berikut ini!

Perbedaan Suku dan Bangsa 


Perbedaan Suku Bangsa Indonesia, Lengkap dengan Penjelasannya

Perbedaan suku bangsa

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan keanekaragamannya. Bentuk keragaman Indonesia bisa dilihat dari suku dan bangsanya.

Bangsa adalah mereka yang tinggal bersamaan dalam suatu daerah tertentu yang memiliki berbagai macam kesamaan. Sedangkan suku adalah bagian dari bangsa yang cenderung spesifik.

Tidak hanya Indonesia, seluruh negara di dunia pun memiliki keragaman suku dan bangsa. Semua suku bangsa di dunia pasti memiliki perbedaan satu sama lain yang menjadikannya istimewa.

Lalu apa saja perbedaan suku bangsa yang ada? Simak penjelasan berikut.

Perbedaan Bahasa

Setiap suku bangsa di dunia pasti memiliki bahasa yang berbeda-beda. Setiap bangsa memiliki suku dan setiap suku memiliki bahasanya masing-masing.

Sebagai contoh, Indonesia memiliki beragam suku seperti suku Jawa, suku Sunda, suku Batak, dan suku Dayak. Masing-masing suku tersebut memiliki bahasanya sendiri.

Perbedaan Ciri Fisik

Terdapat perbedaan mengenai ciri fisik masing-masing suku dan bangsa. Perbedaan tersebut meliputi warna kulit, bentuk rambut, tinggi badan, dan lainnya.

Contohnya, ciri fisik suku Sunda tentu berbeda dengan suku Papua. Suku sunda cenderung memiliki kulit putih dan rambut lurus. Sedangkan suku Papua cenderung memiliki kulit yang hitam dan rambut keriting.

Perbedaan Suku Bangsa Indonesia, Lengkap dengan Penjelasannya (1)

Perbedaan suku bangsa

Perbedaan Logat Bahasa

Logat bahasa adalah cara pengucapan seseorang terhadap suatu bahasa yang digunakannya. Berbeda dengan sekadar bahasa, logat bahasa dari tiap suku dan bangsa tentu juga berbeda.

Misalnya, suku Jawa memiliki logat bahasa khas dan berbeda dengan logat bahasa suku Batak. Bahkan, suku Jawa sendiri juga memiliki beberapa logat berbeda, tergantung di mana wilayahnya. Itu mengapa logat bahasa suku Jawa bagian timur akan berbeda dengan suku Jawa bagian tengah.

Perbedaan Adat dan Budaya

Adat istiadat dan budaya setiap suku dan bangsa juga berbeda. Contoh perbedaan adat istiadat dan budaya di Indonesia mencakup rumah adat, upacara adat, aksara, teater, drama, tarian, lagu, musik, pakaian adat, masakan, perayaan, seni lukis, seni gambar dan lainnya. 

 Makna Bhinseka Tunggal Ika

Semboyan Bhineka Tunggal Ika tertulis pada lambang n egara Indonesia yaitu Garuda Pancasila. Semboyan Bhineka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetap satu. Makna Bhineka Tunggal Ika adalah meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan. Semboyan ini menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa indonesia yang memiliki keberagman suku bangsa, budaya, bahasa daerah, agama dan kepercayaan ras maupun merawat Bhineka Tunggal Ika.

.1.      keberagaman

Keberagaman dalam masyarakat Indonesia antara lain meliputi suku bangsa, agama, ras, budaya dan antargolongan.

Faktor penyebab keberagaman masyarakat Indonesia antara lain:

1.  Letak strategis wilayah Indonesia

2.     Kondisi negara kepulauan

3.     Perbedaan kondisi alam

4.     Keadaan transportasi dan komunikasi

5.     Penerimaan masyarakat terhadap perubahan

Keberagaman masyarakat Indonesia memiliki dampak positif sekaligus dampak negatif bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara.Dampak positif, keberagaman memberikan manfaat bagi perkembangan dan kemajuan. Sedangkan dampak negatifnya mengakibatkan ketidak harmonisan bahkan perpecahan bangsa dan negara.

2.      Keberagaman dalam bingkai Bhineka tunggal Ika

Keberagaman masyarakat Indonesia memiliki arti penting sebagai berikut :

·        Keberaganman tersebut akan menjadi modal sosial yang besar untuk membangun bangsa dan negara.

·        Sebaliknya, bila kebergaman tersebut tidak dapat dikelola dengan baik dan tidak dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika,maka dapat menjadi penyebap timbulnya konflik yang membahayakan keutuhan bangsa dan negara Indonesia.

Dengan demikian, semboyan Bhinneka Tunggal Ika dipergunakan sebagai upaya mempertahankan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Meskipun berbeda-beda suku bangsa, adat istiadat, ras dan agama, masyarakat Indonesia tetap bersatu dalam perjuangan mengisi kemerdekaan. Untuk mewujudkan cita-cita negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Keberagaman bukan unsur perpecahan namun justru yang menciptakan kesatuan bangsa melalui semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Kesatuan adalah upaya untuk mempersatukan perbedaan suku, adat istiadat, ras dan agama untuk menjadi satu yaitu bangsa Indonesia.

 Semboyan Bhinneka Tunggal Ika berarti berbeda-beda tetapi tetap satu. Makna BhinnekTunggal Ika adalah meskipun berbeda-beda tetapi pada hakikatnya bangsa Indonesia tetap satu kesatuan. Semboyan ini menggambarkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia yang memiliki keberagaman suku bangsa, budaya, bahasa daerah, agama dan kepercayaan, ras maupun Merawat Bhinneka Tunggal Ika.

Demikian materi hari, semoga bisa membantu kalian dalam belajar di rumah

Tugas : Amati lingkungan di sekitar rumahmu, adakah yang sukunya berbeda denganmu, sebutkan suku apa dan jelaskan tentang suku tersebut!

Selamat mengerjakan

Tetap jaga kesehatan

Tetap bersyukur

Wassalamualaikum

Guru Kelas :  Dra. Elis Ratnawati

                        Rio Annaas Islamiyah, SPd




 

KELAS 5 IPS TEMA 7 SUB TEMA 1 KEDATANGAN BANGSA-BANGSA BARAT KE INDONESIA

 Assalamualaikum anak-anak bagaimanga kabarnya hari ini, sehat semua. p-ada pertemuan ini kita akan membahas tentang Kedatangan bangsa-bangsa barat ke Indonesia. Mari kita pelajari materi di bawah ini!

 Kedatangan Bangsa-bangsa Barat ke Indonesia

Gambar ilustrasi rute kedatnagn bangsa Eropa ke Indones


Gambar ilustrasi rute kedatnagn bangsa Eropa ke Indonesia.

a. Kedatangan Bangsa Portugis di Maluku

Perjalanan bangsa Portugis mencari sumber rempah-rempah diawali dari kota Lisabon, Portugis. Pada tahun 1486, Bartolomeus Diaz melakukan pelayaran pertama menyusuri pantai barat Afrika. Ia bermaksud melakukan pelayaran ke India, namun gagal. Portugis mencapai Malaka pada tahun 1511 di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque. Ia berhasil menguasai Malaka dan Myanmar. Selanjutnya Portugis menjalin hubungan dagang dengan Maluku. Pada tahun 1512, bangsa Portugis telah berhasil sampai di Maluku di bawah pimpinan Antonio de Abreu dan Fransisco Serao.


b. Kedatangan Bangsa Spanyol ke Indonesia

Pada tahun (1521-1529) sekitar 8 tahun tersebut Bangsa Eropa berada di nusantara. Bangsa Spanyol masuk ke Filipina melalui Ferdinand Magellan. Bangsa Spanyol berhasil mencapai kepulauan Maluku pada tahun 1521 di bawah pimpinan kapten Sebastian del Cano. Setelah itu para pelaut pelaut Spanyol berlabuh ke Tidore. Kedatangan pelaut-pelaut tersebut di sambut baik oleh kesultanan Tidore. Sambutan tersebut tentu beralasan. Kesultanan Tidore yang terlibat persaingan ekonomi dalam perdagangan rempah-rempah sehingga kesultanan Tidore membutuhkan sekutu untuk mengimbangi Ternate yang sudah terlebih dahulu bersekutu dengan Bangsa Portugis.

Kedatangan bangsa Spanyol di Tidore membuat Portugis merasa terganggu. Karena hal tersebut berarti Spanyol akan terlibat juga dalam aktivitas perdagangan rempah rempah yang akan mengganggu hak monopolinya. Maka terjadilah konflik antar kedua negara tersebut. Negara Portugis menuduh Spanyol telah melanggar Perjanjian Tordesillas. Ini terjadi pada tahun 1494. Isi perjanjian tersebut tidak lepas dari campur tangan secara langsung Paus Aleander VI dan pada intinya membagi dunia di luar Eropa menjadi Duopoli ekslusif antara bangsa Spanyol dengan Portugis. Wilayah sebelah timur dimiliki oleh Portugis sedangkan wilayah sebelah barat dimiliki oleh Spanyol. Namun Spanyol bersikeras wilayah Maluku merupakan kekuasaannya.

Untuk menyelesaikan konflik tersebut Portugis melakukan perundingan di Saragosa, Spanyol pada tahun 1529. Hasil perundingan tersebut adalah Perjanjian Saragosa dan di tanda tangani pada tanggal 22 April tahun itu. Isi dari perjanjian tersebut adalah menetukan lebih tepat batas ke arah barat wilayah kekuasaan Spanyol dan batas ke arah timur merupakan wilayah bangsa Portugis. Tujuan dari penjanjian ini untuk memperjelas Perjanjian Tordesillas tahun 1494.

c. Kedatangan Bangsa Belanda di Jayakarta (Jakarta)

Seorang pelaut Belanda Cornelis de Houtman memimpin ekspedisi ke Indonesia. Pada tahun 1595, armada de Houtman mengarungi ujung selatan Afrika, selanjutnya terus menuju ke arah timur melewati Samudra Hindia. Pada tahun 1596, armada de Houtman tiba di Pelabuhan Banten melalui Selat Sunda.

Kedatangan Houtman di Indonesia kemudian disusul ekspedisi-ekspedisi lainnya. Dengan banyaknya pedagang Belanda di Indonesia maka muncullah persaingan di antara mereka sendiri. Untuk mencegah persaingan yang tidak sehat, pada tahun 1602 didirikan Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC/Perserikatan Maskapai Hindia Timur) yang merupakan merger (penggabungan) dari beberapa perusahaan dagang Belanda.

Gubernur Jenderal pertama VOC adalah Pieter Both. Ia mendirikan pusat perdagangan VOC di Ambon, Maluku. Namun kemudian, pusat dagang dipindahkan ke Jayakarta (Jakarta) karena VOC memandang bahwa Jawa lebih strategis sebagai lalu-lintas perdagangan. Selain itu, Belanda ingin menyingkirkan saingan mereka, yaitu Portugis di Malaka.

Pangeran Jayawikarta (penguasa bagian wilayah Banten) memberi izin kepada VOC untuk mendirikan kantor dagang di Jayakarta. Selain memberikan izin kepada VOC, Pangeran Jayawikarta juga memberikan izin pendirian kantor dagang kepada EIC (Inggris). Kebijakan ini membuat Belanda merasa tidak menyukai Pangeran Jayakarta.

Gubernur Jendral VOC Jan Pieterszoon Coen membujuk penguasa Kerajaan Banten untuk memecat Pangeran Jayawikarta, sekaligus memohon agar izin kantor dagang Inggris EIC dicabut. Pada tanggal 31 Mei 1619, keinginan VOC dikabulkan raja Banten. Momentum inilah yang kemudian menjadi mata rantai kekuasaan VOC dan Belanda pada masa berikutnya. VOC menikmati keleluasaan dan kelonggaran yang diberikan penguasa Banten. Jayakarta oleh VOC diubah namanya menjadi Batavia. VOC mendirikan benteng sebagai tempat pertahanan, pusat kantor dagang, dan pemerintahan. Pengaruh ekonomi VOC semakin kuat dengan dimilikinya hak monopoli perdagangan. Masa inilah yang menjadi sandaran perluasan kekuasaan Belanda pada perjalanan sejarah selanjutnya.

d. Ekspedisi Bangsa Inggris

Francis Drake dibantu oleh Thomas Cavendis berhasil tiba di Ternate pada tahun 1579. Di Ternate, mereka memborong rempah-rempah untuk dibawa ke Inggris. Rombongan Francis Drake ini berlayar menuju Inggris dengan membawa banyak rempah-rempah dan mendarat di Inggris pada tahun 1580.

Rupanya, penjelajahan samudra yang dilakukan oleh bangsa Inggris ini membawa keuntungan melimpah. Selain mendapatkan rempah-rempah, penjelajahan bangsa Inggris ke Dunia Timur juga berhasil menanamkan pengaruhnya di wilayah Asia. Inggris juga ingin merebut wilayah Indonesia dari tangan Belanda dan Portugis. Wilayah Indonesia direncanakan oleh Inggris tidak hanya dijadikan sebagai ladang monopoli, tetapi juga dijadikan sebagai wilayah kekuasaan politik.

Kedatangan Inggris pada awal abad XVII ditujukan untuk memperluas kekuasaan politik Inggris di wilayah Asia. Kedatangan Inggris ke Indonesia saat itu bertepatan dengan adanya kekacauan yang terjadi di Jayakarta (sekarang Jakarta). Pada saat itu, Jayakarta sedang berselisih dengan Banten akibat politik adu domba yang dijalankan oleh VOC. Penguasa Jayakarta yang menyadari kelicikan VOC mengizinkan Inggris membangun gudang kayu di dekat kantor dagang VOC . Keadaan ini menyebabkan VOC geram dan segera melancarkan serangan balasan ke pusat pemerintahan Jayakarta. Penguasa Jayakarta yang waktu itu Wijayakrama meminta bantuan kepada Inggris untuk menghadapi serangan VOC.

Pada tahun 1649 puncak perseteruan antara Jayakarta dengan VOC terjadi, sehingga meletuslah perang laut. Dalam perang laut itu, pasukan Jayakarta mendapatkan bantuan dari tentara Inggris. Armada pasukan Inggris terdiri dari 15 kapal laut di bawah pimpinan Sir Thomas Dale berhasil melakukan intervensi terhadap kapal-kapal laut VOC di wilayah perairan Jawa. Akhirnya peperangan itu dimenangkan oleh Jayakarta. Namun, kemenangan itu hanya berlangsung satu hari, karena pada hari berikutnya VOC berhasil merebut Jayakarta.

Kemudian, pada tahun 1628, Inggris berhasil menjalin kerja sama dengan Banten. Kerja sama tersebut dibuktikan dengan memberi izin kepada Inggris untuk mendirikan pangkalan dagang utama Asia Tenggara di Banten. Pembanguan benteng Inggris ini bertujuan untuk menjamin perdagangan lada dan keamanan wilayah akibat blokadi VOC di Banten.

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat

Mengapa bangsa-bangsa Barat tertarik dengan kekayaan Indonesia? Kekayaan apa saja yang mendorong kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia?

a. Daya Tarik Indonesia bagi bangsa-Bangsa Barat

Amatilah gambar di bawah ini!

Inilah cengkih, merica, kemiri, dan pala merupakan contoh hasil bumi Indonesia yang sangat dibutuhkan bangsa-bangsa Barat

Bangsa barat sangat membutuhkan rempah-rempah dari Indonesia karena bangsa-bangsa Eropa memiliki perbedaan kondisi alam dengan Indonesia. Iklim dan musim di Indonesia sangat mendukung tumbuh dan berkembangnya tanaman. Sementara itu di Eropa dengan empat musimnya kurang mendukung tumbuhnya tanaman rempah-rempah yang dibutuhkan bangsa Eropa.

Berdasarkan kenyataan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa bangsa-bangsa Barat membutuhkan rempah-rempah karena mereka sangat membutuhkan, sementara persediaan di Eropa sangat terbatas. Rempah-rempah bagi bangsa-bangsa Eropa dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, bumbu masakan, dan obat-obatan. Negara-negara tropis seperti Indonesia kaya akan rempah-rempah sehingga bangsa-bangsa Barat berusaha memperolehnya.

b. Motivasi 3G (Gold, Gospel, dan Glory)

Gospel, Glory merupakan motivasi Bangsa-bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra. Terkenal dengan sebutan 3G karena memang semboyan tersebut berawalan dengan huruf “G”, yakni Gold, Glory, dan Gospel. Apa yang dimaksud dengan Gold, Glory, dan Gospel?

Gold artinya emas, yang identik dengan kekayaan. Semboyan ini menggambarkan bahwa tujuan bangsa Barat ke Indonesia adalah untuk mencari kekayaan. Itulah yang membuat mereka melakukan ekspedisi dan penjelajahan. Glory bermakna kejayaan bangsa. Gospel adalah keinginan bangsa Barat untuk menyebarluaskan atau mengajarkan agama Nasrani khususnya agama Kristen ke bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

c. Revolusi Industri

Revolusi Industri adalah pergantian atau perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang dari sebelumnya menggunakan tenaga manusia dan hewan menjadi tenaga mesin. Penggunaan mesin dalam industri menjadikan produksi lebih efisien, ongkos produksi dapat ditekan, serta barang dapat diproduksi dalam jumlah besar dan cepat. Berkembangnya revolusi industri menyebabkan bangsa-bangsa Barat memerlukan bahan baku yang lebih banyak. Mereka juga memerlukan daerah pemasaran untuk menjual hasil-hasil industrinya.

Salah satu hasil revolusi industri adalah kegiatan transportasi. Penemuan mesin uap yang dapat dijadikan mesin penggerak perahu merupakan teknologi baru pada masa tersebut. Perahu dengan mesin uap merupakan penemuan sangat penting yang mendorong penjelajahan bangsa-bangsa Barat. Penggunaan mesin uap dapat memperpendek waktu perjalanan. Selain penemuan mesin uap, Revolusi Industri didukung berbagai penemuan lain, seperti kompas, mesin pemintal, dan sebagainya. Penemuan-penemuan tersebut memicu bangsa-bangsa Barat untuk melakukan berbagai petualangan.

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga bisa menambah wawasan kalian dan bermanfaat untuk ke depannya.

Tugas  : Mengerjakan LKS halaman 5

Selamat mengerjakan

Berdoa sebelum memulai suatu pekerjaan

Sholat lima waktu dan Murojaah

Selalu bersyukur

Terimakasih, Wassalamualaikum

Guru Kelas  : Dra. Elis Ratnawati

                       Ri Annaas Islamiyah, SPd





Gambar ilustrasi rute kedatnagn bangsa Eropa ke Indonesia.

a. Kedatangan Bangsa Portugis di Maluku

Perjalanan bangsa Portugis mencari sumber rempah-rempah diawali dari kota Lisabon, Portugis. Pada tahun 1486, Bartolomeus Diaz melakukan pelayaran pertama menyusuri pantai barat Afrika. Ia bermaksud melakukan pelayaran ke India, namun gagal. Portugis mencapai Malaka pada tahun 1511 di bawah pimpinan Alfonso d’Albuquerque. Ia berhasil menguasai Malaka dan Myanmar. Selanjutnya Portugis menjalin hubungan dagang dengan Maluku. Pada tahun 1512, bangsa Portugis telah berhasil sampai di Maluku di bawah pimpinan Antonio de Abreu dan Fransisco Serao.


b. Kedatangan Bangsa Spanyol ke Indonesia

Pada tahun (1521-1529) sekitar 8 tahun tersebut Bangsa Eropa berada di nusantara. Bangsa Spanyol masuk ke Filipina melalui Ferdinand Magellan. Bangsa Spanyol berhasil mencapai kepulauan Maluku pada tahun 1521 di bawah pimpinan kapten Sebastian del Cano. Setelah itu para pelaut pelaut Spanyol berlabuh ke Tidore. Kedatangan pelaut-pelaut tersebut di sambut baik oleh kesultanan Tidore. Sambutan tersebut tentu beralasan. Kesultanan Tidore yang terlibat persaingan ekonomi dalam perdagangan rempah-rempah sehingga kesultanan Tidore membutuhkan sekutu untuk mengimbangi Ternate yang sudah terlebih dahulu bersekutu dengan Bangsa Portugis.

Kedatangan bangsa Spanyol di Tidore membuat Portugis merasa terganggu. Karena hal tersebut berarti Spanyol akan terlibat juga dalam aktivitas perdagangan rempah rempah yang akan mengganggu hak monopolinya. Maka terjadilah konflik antar kedua negara tersebut. Negara Portugis menuduh Spanyol telah melanggar Perjanjian Tordesillas. Ini terjadi pada tahun 1494. Isi perjanjian tersebut tidak lepas dari campur tangan secara langsung Paus Aleander VI dan pada intinya membagi dunia di luar Eropa menjadi Duopoli ekslusif antara bangsa Spanyol dengan Portugis. Wilayah sebelah timur dimiliki oleh Portugis sedangkan wilayah sebelah barat dimiliki oleh Spanyol. Namun Spanyol bersikeras wilayah Maluku merupakan kekuasaannya.

Untuk menyelesaikan konflik tersebut Portugis melakukan perundingan di Saragosa, Spanyol pada tahun 1529. Hasil perundingan tersebut adalah Perjanjian Saragosa dan di tanda tangani pada tanggal 22 April tahun itu. Isi dari perjanjian tersebut adalah menetukan lebih tepat batas ke arah barat wilayah kekuasaan Spanyol dan batas ke arah timur merupakan wilayah bangsa Portugis. Tujuan dari penjanjian ini untuk memperjelas Perjanjian Tordesillas tahun 1494.

c. Kedatangan Bangsa Belanda di Jayakarta (Jakarta)

Seorang pelaut Belanda Cornelis de Houtman memimpin ekspedisi ke Indonesia. Pada tahun 1595, armada de Houtman mengarungi ujung selatan Afrika, selanjutnya terus menuju ke arah timur melewati Samudra Hindia. Pada tahun 1596, armada de Houtman tiba di Pelabuhan Banten melalui Selat Sunda.

Kedatangan Houtman di Indonesia kemudian disusul ekspedisi-ekspedisi lainnya. Dengan banyaknya pedagang Belanda di Indonesia maka muncullah persaingan di antara mereka sendiri. Untuk mencegah persaingan yang tidak sehat, pada tahun 1602 didirikan Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC/Perserikatan Maskapai Hindia Timur) yang merupakan merger (penggabungan) dari beberapa perusahaan dagang Belanda.

Gubernur Jenderal pertama VOC adalah Pieter Both. Ia mendirikan pusat perdagangan VOC di Ambon, Maluku. Namun kemudian, pusat dagang dipindahkan ke Jayakarta (Jakarta) karena VOC memandang bahwa Jawa lebih strategis sebagai lalu-lintas perdagangan. Selain itu, Belanda ingin menyingkirkan saingan mereka, yaitu Portugis di Malaka.

Pangeran Jayawikarta (penguasa bagian wilayah Banten) memberi izin kepada VOC untuk mendirikan kantor dagang di Jayakarta. Selain memberikan izin kepada VOC, Pangeran Jayawikarta juga memberikan izin pendirian kantor dagang kepada EIC (Inggris). Kebijakan ini membuat Belanda merasa tidak menyukai Pangeran Jayakarta.

Gubernur Jendral VOC Jan Pieterszoon Coen membujuk penguasa Kerajaan Banten untuk memecat Pangeran Jayawikarta, sekaligus memohon agar izin kantor dagang Inggris EIC dicabut. Pada tanggal 31 Mei 1619, keinginan VOC dikabulkan raja Banten. Momentum inilah yang kemudian menjadi mata rantai kekuasaan VOC dan Belanda pada masa berikutnya. VOC menikmati keleluasaan dan kelonggaran yang diberikan penguasa Banten. Jayakarta oleh VOC diubah namanya menjadi Batavia. VOC mendirikan benteng sebagai tempat pertahanan, pusat kantor dagang, dan pemerintahan. Pengaruh ekonomi VOC semakin kuat dengan dimilikinya hak monopoli perdagangan. Masa inilah yang menjadi sandaran perluasan kekuasaan Belanda pada perjalanan sejarah selanjutnya.

d. Ekspedisi Bangsa Inggris

Francis Drake dibantu oleh Thomas Cavendis berhasil tiba di Ternate pada tahun 1579. Di Ternate, mereka memborong rempah-rempah untuk dibawa ke Inggris. Rombongan Francis Drake ini berlayar menuju Inggris dengan membawa banyak rempah-rempah dan mendarat di Inggris pada tahun 1580.

Rupanya, penjelajahan samudra yang dilakukan oleh bangsa Inggris ini membawa keuntungan melimpah. Selain mendapatkan rempah-rempah, penjelajahan bangsa Inggris ke Dunia Timur juga berhasil menanamkan pengaruhnya di wilayah Asia. Inggris juga ingin merebut wilayah Indonesia dari tangan Belanda dan Portugis. Wilayah Indonesia direncanakan oleh Inggris tidak hanya dijadikan sebagai ladang monopoli, tetapi juga dijadikan sebagai wilayah kekuasaan politik.

Kedatangan Inggris pada awal abad XVII ditujukan untuk memperluas kekuasaan politik Inggris di wilayah Asia. Kedatangan Inggris ke Indonesia saat itu bertepatan dengan adanya kekacauan yang terjadi di Jayakarta (sekarang Jakarta). Pada saat itu, Jayakarta sedang berselisih dengan Banten akibat politik adu domba yang dijalankan oleh VOC. Penguasa Jayakarta yang menyadari kelicikan VOC mengizinkan Inggris membangun gudang kayu di dekat kantor dagang VOC . Keadaan ini menyebabkan VOC geram dan segera melancarkan serangan balasan ke pusat pemerintahan Jayakarta. Penguasa Jayakarta yang waktu itu Wijayakrama meminta bantuan kepada Inggris untuk menghadapi serangan VOC.

Pada tahun 1649 puncak perseteruan antara Jayakarta dengan VOC terjadi, sehingga meletuslah perang laut. Dalam perang laut itu, pasukan Jayakarta mendapatkan bantuan dari tentara Inggris. Armada pasukan Inggris terdiri dari 15 kapal laut di bawah pimpinan Sir Thomas Dale berhasil melakukan intervensi terhadap kapal-kapal laut VOC di wilayah perairan Jawa. Akhirnya peperangan itu dimenangkan oleh Jayakarta. Namun, kemenangan itu hanya berlangsung satu hari, karena pada hari berikutnya VOC berhasil merebut Jayakarta.

Kemudian, pada tahun 1628, Inggris berhasil menjalin kerja sama dengan Banten. Kerja sama tersebut dibuktikan dengan memberi izin kepada Inggris untuk mendirikan pangkalan dagang utama Asia Tenggara di Banten. Pembanguan benteng Inggris ini bertujuan untuk menjamin perdagangan lada dan keamanan wilayah akibat blokadi VOC di Banten.

Latar Belakang Kedatangan Bangsa Barat

Mengapa bangsa-bangsa Barat tertarik dengan kekayaan Indonesia? Kekayaan apa saja yang mendorong kedatangan bangsa-bangsa Barat ke Indonesia?

a. Daya Tarik Indonesia bagi bangsa-Bangsa Barat

Amatilah gambar di bawah ini!

Inilah cengkih, merica, kemiri, dan pala merupakan contoh hasil bumi Indonesia yang sangat dibutuhkan bangsa-bangsa Barat

Bangsa barat sangat membutuhkan rempah-rempah dari Indonesia karena bangsa-bangsa Eropa memiliki perbedaan kondisi alam dengan Indonesia. Iklim dan musim di Indonesia sangat mendukung tumbuh dan berkembangnya tanaman. Sementara itu di Eropa dengan empat musimnya kurang mendukung tumbuhnya tanaman rempah-rempah yang dibutuhkan bangsa Eropa.

Berdasarkan kenyataan di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa bangsa-bangsa Barat membutuhkan rempah-rempah karena mereka sangat membutuhkan, sementara persediaan di Eropa sangat terbatas. Rempah-rempah bagi bangsa-bangsa Eropa dapat digunakan untuk mengawetkan makanan, bumbu masakan, dan obat-obatan. Negara-negara tropis seperti Indonesia kaya akan rempah-rempah sehingga bangsa-bangsa Barat berusaha memperolehnya.

b. Motivasi 3G (Gold, Gospel, dan Glory)

Gospel, Glory merupakan motivasi Bangsa-bangsa Barat melakukan penjelajahan samudra. Terkenal dengan sebutan 3G karena memang semboyan tersebut berawalan dengan huruf “G”, yakni Gold, Glory, dan Gospel. Apa yang dimaksud dengan Gold, Glory, dan Gospel?

Gold artinya emas, yang identik dengan kekayaan. Semboyan ini menggambarkan bahwa tujuan bangsa Barat ke Indonesia adalah untuk mencari kekayaan. Itulah yang membuat mereka melakukan ekspedisi dan penjelajahan. Glory bermakna kejayaan bangsa. Gospel adalah keinginan bangsa Barat untuk menyebarluaskan atau mengajarkan agama Nasrani khususnya agama Kristen ke bangsa-bangsa di Asia, Afrika, dan Amerika Selatan.

c. Revolusi Industri

Revolusi Industri adalah pergantian atau perubahan secara menyeluruh dalam memproduksi barang dari sebelumnya menggunakan tenaga manusia dan hewan menjadi tenaga mesin. Penggunaan mesin dalam industri menjadikan produksi lebih efisien, ongkos produksi dapat ditekan, serta barang dapat diproduksi dalam jumlah besar dan cepat. Berkembangnya revolusi industri menyebabkan bangsa-bangsa Barat memerlukan bahan baku yang lebih banyak. Mereka juga memerlukan daerah pemasaran untuk menjual hasil-hasil industrinya.

Salah satu hasil revolusi industri adalah kegiatan transportasi. Penemuan mesin uap yang dapat dijadikan mesin penggerak perahu merupakan teknologi baru pada masa tersebut. Perahu dengan mesin uap merupakan penemuan sangat penting yang mendorong penjelajahan bangsa-bangsa Barat. Penggunaan mesin uap dapat memperpendek waktu perjalanan. Selain penemuan mesin uap, Revolusi Industri didukung berbagai penemuan lain, seperti kompas, mesin pemintal, dan sebagainya. Penemuan-penemuan tersebut memicu bangsa-bangsa Barat untuk melakukan berbagai petualangan.

Demikian pembelajaran kita hari ini, semoga bisa menambah wawasan kalian dan bermanfaat untuk ke depannya.

Tugas  : Mengerjakan LKS halaman 5

Selamat mengerjakan

Berdoa sebelum memulai suatu pekerjaan

Sholat lima waktu dan Murojaah

Selalu bersyukur

Terimakasih, Wassalamualaikum

Guru Kelas  : Dra. Elis Ratnawati

                       Ri Annaas Islamiyah, SPd





 

KELAS 5 BAHASA INDONESIA TEMA 7 SUB TEMA 1 TEKS EKSPLANASI

Assalamualaikum anak-anak, pertemuan kali ini akan membahas tentang teks eksplanasi. Mari kita pelajari materi dibawah ini!

TEKS EKSPLANASI
Pengertia Teks Penjelasan ( Eksplanasi)
Teks eksplanasi adalah teks yang berisi tentang proses bagaaiman dan mengapa mengenai suatu topic yang berhubungan dengan fenomena alam,social,ilmu pengetahuan,budaya yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. 
Jenis Teks Penjelasan ( Eksplanasi)
 Mengklasifikasikan teks eksplanasi ke dalam empat macam diantaranya ialah :

Teks eksplanasi sequential
Eksplanasi Sequential ialah teks eskplanasi yang di dalamnya berisikan rincian bertahap sebuah fenomena.Misalnya saja seperti yang terjadi pada siklus kehidupan rantai makanan, metamorfosis, dan lain sebagainya.

Contoh :
Seekor katak memulai kehidupannya dari telur.Selanjutnya telur katak tersebut menetas dan muncullah Berudu atau biasa dikenal dengan sebutan kecebong.Bentuk fisik kecebong sangat mirip dengan anak ikan pada umumnya. Pada fase ini, kecebong bernafas dengan menggunakan ingsang sampai pada usia tiga minggu. Fase berikutnya adalah dua kaki yang tumbuh di bagian belakang tubuh kecebong. Setelah kedua kaki tersebut mulai terlihat sempurna, dua kaki pada bagian depan juga akan tumbuh setelah 12 minggu kemudian. Barulah sistem perafasan pada katak berekor akan berganti menjadi paru-paru. Seiring dengan perkembangan katak menjadi dewasa, ekornya akan putus dan jadilah katak dewasa yang dapat hidup di dua alam.

Teks eksplanasi kausal
Eksplanasi Kausal ialah teks eksplanasi yang di dalamnya berisikan asal-muasal atau sebab perubahan yang terjadi pada suatu hal secara bertahap.Misalnya saja tahapan terjadinya gempa bumi, tanah longsor, dan lain sebagainya.

Contoh :
Gerhana matahari terjadi akibat pergerakan bulan yang berada tepat diantara bumi dan matahari.Pergerakan bulan yang berada diantara bumi dan matahari tersebut meyebabkan sebagian wilayah bumi tertutup cahaya matahari.Peristiwa tersebut mengakibatkan sebagian wilayah permukaan bumi yang tertutup bulan menjadi gelap.Bulan yang menutupi cahaya matahari hanya berjarak sekiar 384.400 km dari permukaan bumi.Jauh lebih dekat jika dibandingkan dengan matahari yang berjarak sekitar 149.680.000 km dari bumi.

Teks eksplanasi teoritis
Eksplanasi Teoritis ialah teks eksplanasi yang di dalamnya berisikan spekulasi kemungkinan yang bisa saja terjadi dibalik sebuah fenomena alam.

Contoh :
Bencana alam seperti gempa bumi, letusan gunung berapi, dan longsor akibat jatuhnya meteor, dapat memicu kemungkinan terjadi bencana alam dahsyat lainnya.Terutama pada bencana gempa bumi yang terjadi di bawah laut.Spekulasi terhadap terjadinya bencana alam tsunami seringkali diprediksikan ketika telah terjadi bencana alam gempa bawah laut.Mengingat tsunami selalu muncul akibat gerakan vertikal yang terjadi pada kerak bumi yang berakibat pada naik dan turunnya dasar laut secara mendadak dan tiba-tiba.Hal tersebut berdampak pada gangguan keseimbangan air laut yang berimbas pada bencana tsunami.

Teks eksplanasi factorial
Eksplanasi faktorial dan konsekuensial adalah teks eskplanasi yang di dalamnya berisikan efek serta hasil dari sebuah proses. Misalnya saja seperti yang ada pada ilmu pengetahuan tentang sebab berubahnya iklim, efek terjadinya kolonialisasi, dan lain sebagainya.

Contoh :
Transmigrasi memiliki dampak positif diantaranya ialah pemanfaatan lahan-lahan yang kosong agar lebih produktif. Lahan-lahan tersebut akan dimanfaatkan sebagai media tanam pada komoditas pertanian dan perkebunan yang barang tentu akan meningkatkan ekonomi kerakyatan masyarakat. Selain itu dari sisi sosial, warga transmigran akan jauh lebih mengenal peduduk asli daerah yang telah lama bermukim. Dengan demikian diharapkan muncul rasa persaudaraan serta kebersamaan dalam kegiatan keseharian penduduk.Sehingga tercipta kesejahteraan ekonomi dan kerukunan antar warga transmigran dan penduduk asli.
Struktur Teks Penjelasan (Eksplanasi)
Suatu teks eksplanasi tersusun atas 3 struktur yang membangunnya menjadi satu kesatuan.Berikut ini penjelasan masing-masing strukturnya.

Pernyataan Umum (General Statement), ialah bagian yang berisi tentang penyampaian topik atau permasalahan yang menerangkan proses kenapa serta bagaimana suatu fenomena entah itu kejadian alam ataupun sosial bisa terjadi.

Deretan penjelas, ialah bagian yang isinya tentang urutan proses terjadinya sebuah fenomena berdasarkan urutan waktu atau urutan proses.

Interpretasi, adalah bagian penutup yang pada umumnya berisi mengenai penegasan atau kesimpulan dari struktur-struktur diatas.

Ciri Teks Penjelasan (Eksplanasi)
Berikut ini ciri-ciri dari teks eksplanasi antara lain :
Apa yang diulas di teks eksplanasi semuanya didasarkan pada kenyataan tanpa ditambahi pendapat dari orang yang membuat teks.

Yang dibahas ialah kejadian-kejadian yang sifatnya keilmuan atau terdapat kaitannya dengan ilmu pengetahuan.

Sifatnya informatif dan tidak mencoba untuk mempengaruhi orang yang membaca untuk percaya terhadap apa yang dibahas.

Tujuan Teks Penjelasan (Eksplanasi)
Teks eksplanasi bertujuan untuk memberikan informasi yang jelas kepada para pembaca agar dapat memahami tentang suatu fenomena yang sering terjadi.

Bagaimana anak-anak setelah mempelajari materi hari ini? semoga kalian semakin paham ya.

Tugas

Bacalah teks di LKS halaman 40 kemudian ceritakan kembali isi bacaan tersebut dengan ketentuan

1.  Bangsa apa saja yang datang ke Indonesia

2. Mengapa mereka datang ke Indonesia

3. Mengapa Belanda membentuk VOC

Selamat mengerjakan

Guru Kelas  : Dra. Elis Ratnawati

                        Rio Annaas Islamiyah, SPd



 

KELAS 5 MATEMATIKA VOLUME GABUNGAN KUBUS DAN BALOK

 Assalamualaikum anak-anak, pada pertemuan sebelumnya kita sudah belajar volume balok dan kubus. Nah bagaimana jika kedua bangun tersebut digabung? Mari kita pelajari cara menentukan volume gabungan kubus dan balk berikut ini!

Volume Gabungan Kubus dan Balok

Pertama adalah gabungan dua bangun ruang berbentuk kubus dan balok. Cara menghitung volume gabungan bangun tersebut adalah menjumlahkan masing – masing volumenya. Besar volume kubus dapat diperoleh melalui panjang sisi pangkat tiga. Sedangkan volume balok diperoleh dengan mengalikan nilai panjang, lebar, dan tinggi.


Misalkan, terdapat sebuah kubus dan balok bergabung menjadi satu sehingga terbentuk sebuah bangun ruang bentuk baru. Posisi kubus berada di atas balok dengan ukuran sisi kubus sama dengan lebar balok. Besar panjang, lebar, dan tinggi balok serta sisi kubus diberikan seperti gambar di bawah.

Volume Gabungan Balok dan Kubus

Selanjutnya, akan dicari besar volume gabungan dari bangun di atas.

Dikethaui:

  • sisi kubus = lebar balok: s = ℓ = 10 cm
  • panjang balok: p = 20 cm
  • tinggi balok: t = 12 cm

Menghitung volume kubus:

Vkubus = s3
= 103
= 10 × 10 × 10
= 1.000 cm3

Menghitung volume balok:

Vbalok = p × ℓ × t
= 20 × 10 × 12
= 2.400 cm3

Jadi besar volume gabungan kubus dan balok tesebut adalah
= Vkubus + Vbalok
= 1.000 + 2.400
= 3.400 cm3

Nah, anak-anak itulah materi kita hari ini. Untuk mengetahui tingkat pemahaman kalian, kerjakan tugas berikut ini.

Tugas :

  



Contoh Soal Volume Bangun Ruang Gabungan

1. Perhatikan gambar di atas, tentukan volume bangun tersebut!

 2.  Tentukan volume gabungan bangun di bawah ini!

Contoh Soal Volume Bangun Ruang Gabungan

Selamat mengerjakan

Berdoa sebelum mengerjakan 

Wassalamualaikum

Guru Kelas :  Dra, Elis Ratnawati

                      Rio Annaas Islamiyah, SPd






 

KELAS 6 MATEMATIKA LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME PRISMA TEGAK SEGITIGA

 Assalamualaikum anak-anak, materi sebelumnya kita sudah belajar luas permukaan kubus dan balok. Untuk pertemuan kali ini kita akan belajar luas permukaan dan volume prisma tegak segitiga. Ayo pelajari materi berikut ini!

LUAS PERMUKAAN DAN VOLUME PRISMA TEGAK SEGITIGA

·Dalam kehidupan sehari-hari, sobat di rumah pasti pernah menjumpai benda-benda seperti di bawah ini

benda benda berbentuk prisma

Benda-benda di atas, cokelat, tenda, dan kotak tisu adalah bangun 3 dimensi atau bangun ruang yang merupakan kelompok dari prisma tegak. Nah, kenapa kotak tisu disebut juga dengan prisma tegak? Bukannya berbentuk balok? Untuk menjawabnya kita simak dulu apa itu prisma?

Pengertian Prisma

Prisma adalah jenis bangun ruang yang dibatasi oleh dua bangun datar yang kongruen dan sejajar. Bangun-bangun yang sejajar tersebut disebut dengan bidang alas dan bidang atas. Bidang-bidang yang menghubungkan bidang alas dan bidang atas disebut dengan sisi tegak. Note: yang dimaksud dengan dua bagun datar yang kongruen adalah dua bangun datar yang sama dan sebangun (sudut dan panjang sisinya sama).

Jadi balok sendiri termasuk dalam prisma tegak yang mempunyai sisi atas dan sisi alas berbentuk segi empat. Berikut contoh-contoh dari bangun prisma.

contoh bangun ruang prisma
Dari gambar di atas terlihat bahwa bidang-bidang prisma yang kongruen dan sejajar adalah bidang yang penulis beri warna, sedangkan bidang lainnya yang menghubungkan bida alas dan dan bidang atas penulis beri warna putih. Bidang-bidang penghubung tersbut dibentuk oleh rusuk-rusuk yang sama panjang dan sejajar.

Jika diamati lagi rusuk-rusuk tegaknya prisma bisa digolongkan menjadi dua macam yaitu prima tegak (prisma yang rusuk-rusuk tegaknya tegak lurus atau siku-siku dengan bidang alas) dan prisma miring (prisma yang rusuk-rusuk tegaknya tidak tegak lurus dengan bidang alas). Contoh prima miring seperti pada gambar paling kanan.

Macam-Macam Bangun Ruang Prisma

Macam-macam nama prisma tergantung dari bentuk alasnya. Ada prisma segitiga, segi empat, segi lima, segi enam, sampai segi-n. Semakin banyak jumlah n maka prisma akan mendekati bentuk tabung dengan sisi alas dan sisi atas mendekati lingkran. Perhatikan gambar berikut

prisma
1. A,B,C,D,E,dan F adalah titik-titik sudut prisma
2. ABC adalah bidang atas prisma
3. DEF adalah bidang alas prisma
4. ABDE, ACDF, dan BCEF adalah sisi-sisi tegak prisma
5. AB,BC,CA adalah rusuk-rusuk sisi atas prisma
6. DE,EF,FD adalah rusuk-rusuk sisi alas prisma
7. AD,BE, CF adalah rusuk-rusuk tegak prima.
8. Rusuk-rusuk tegak sama dengan tinggi prisma

Rumus Bangun Ruang Prisma

1. Rumus Luas Permukaan


 luas permukaan prisma

dari gambar di atas maka
Luas Permukaan Prisma = 2 Luas Segitiga + 3 Luas Segi Empat

Luas Permukaan Prisma = 2 Luas Alas + (Keliling Alas x Tinggi)

Contoh Soal

Ada sebuah prisma segitiga mempunyai alas berbentuk segitiga siku-siku dengan panjang sisi masing-masing 4, 3, dan 5. Jika tinggi prisma tersbut adalah 8 cm maka tentukan luas permukaan prisma tersebu!

Jawab
Luas Prisma = 2 Luas Alas + (Keliling Alas x Tinggi)
= 2 Luas Segitiga Siku-siku + (Keliling Segitiga Siku-siku x Tinggi)
= 2. ½ . 3 . 4 + ((4+3+5) x 8)
= 12 + 96
= 108 cm

2. Rumus Volume

Untuk membuktikan rumus volume prisma kita pakai permisalan balok. Balok adalah salah satu bentuk prisma dengan alas berbentuk segiempat. Perhatikan gambar balok ABCD EFGH di bawah ini

pembuktian rumus volume prisma

Jika kemudian balok tersebut sobat potong tegak sepanjang bidang diagonal ACGE maka akan terbentuk dua prisma segitia yang kongruen dengan alas berbentuk segitiga yaitu prisma ABC.EFG dan prisma segitia ACD.EGH.

Volume Prisma ABC. EFG = ½ x volume prisma ABCD.EFGH
= ½ x (Luas ABC + Luas ACD) x AE –> Luas ABC = Luas ACD
= ½ x 2 x Luas ABC x AE
= Luas ABC x AE

Jadi dari Pembuktian Di atas didapat

Rumus Volume Prisma = Luas Alas x Tinggi

Contoh Soal

Sobat mempunya sebuah coklat raksasa berbentuk prisma dengan alas bernbentuk segitiga siku sama kaki dengan panjang sisi siku-sikunya masing masing adalah 8 dan tinggi prima adalah 12 cm.

Jawab
Volume Prisma = Luas Alas x Tinggi
= Luas Segititga Siku-siku x Tinggi
= ½ x 8 x 8 x 12
= 384 cm2

Jadi volume coklat berbentuk prisma yang dimiliki sobat adalah 384 cm2

Itulah materi hari ini, semoga bisa membantu kalian dalam belajar matematika.

Tugas :  Mengerjakan Aktivitas mandiri/ kelompok LKS halaman 7-8

Selamat mengerjakan

Tetap jaga kesehatan 

Selalu bersyukur

Guru Mapel : Dra. Elis Ratnawati




 

KELAS 6 IPA PERKEMBANGBIAKAN GENERATIF

Assalamu'alaikum anak-anak sholih dan sholiha, bagaimana kabar kalian hari ini? Selamat ya untuk kalian sudah naik kelas 6. Dikelas 6 in...